Keteguhan Iman Beberapa Sahabat Rasulullah SAW

Posted on

Muslimpintar.com РKita sebagai seorang muslim tentunya sudah tahu bahwa para sahabat nabi Muhammad Saw mempunyai keteguhan iman yang sangat kuat. Pada waktu permulaan Islam lahir, Nabi saw berdakwah kepada sanak kerabatnya. Waktu itu kaum Quraisy tidak menghiraukan dakwah Nabi Saw.

Kemudian setelah dakwah Nabi itu diterima oleh sebagian besar penduduk Mekah, maka bangkitlah kaum Quraisy untuk menghalangi perkembangan Islam. Kepada Nabi Saw mereka mengejek, mengolok-olok, memandang sebagai orang gila, pandai bersihir dan bahkan akan dibunuh. Kaum Quraisy tidak puas hanya dengan itu saja, mereka siksa pengikut-pengikut Nabi saw, yang lemah terutama golongan budak. Diantaranya yaitu :

Keteguhan Iman Berapa Sahabat Rasulullah

Yasir

Karena ia masuk Islam dan tetap mempertahankan keimanannya ketika diajak oleh orang kafir Quraisy supaya meninggalkan ajaran Nabi Muhammad saw. dan agar kembali menyembah berhala, tetapi Yasir tetap tidak mau mengikuti bujukan mereka, ia tetap teguh Imannya bahwa tidak ada yang wajib disembah selain Allah. Karena ia tidak mau dibujuk mereka, maka di siksa dengan siksaan diluar perikemanusiaan, sehingga ia menemui ajalnya karena siksaan kaum kafir Quraisy terhadapnya.

Ammar

Ammar adalah anak Yasir, Sama halnya dengan ayahnya yang menjadi korban kebiadaban kaum kafir Quraisy, karena mempertahankan keimanannya, maka Ammar pun demikian. la disiksa dengan siksaan yang tidak pantas dilakukan oleh manusia terhadap manusia yakni bani Makhzum yang menyiksanya, sehingga Ammar pun meninggal lantaran di siksa yang amat kejam itu. Termasuk didalamnya ialah Sumaiyah (Ibu Ammar atau Istri Yasir) ia pun disiksanya, sehingga tak berdaya dan meninggal.

Baca juga: Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Dalam Islam

Dengan demikian keluarga Yasir telah meninggal dengan membawa keteguhan iman, mereka walau pun disiksa dengan bentuk apa pun mereka tetap tidak goyah Imannya, mereka lebih baik memilih disiksa. Bahkan sampai meninggal sekali pun rela asalkan Iman yang telah dimilikinya tidak lepas dari dadanya. Kematian mereka apabila dilihat dengan mata manusia apalagi dikalangan kaum kafir Quraisy, mereka mati sengsara atau nista karena mati dalam penyiksaan. Namun di balik itu mereka bahkan mati yang sangat mulia dilihat dari segi perjuangan Islam.

Bilal bin Rabah

Ia adalah seorang budak yang telah menyatakan keimanannya kepada Allah SWT. dihadapan Nabi Muhammad saw. Ia mempunyai Iman yang amat teguh, tidak mudah digoyahkan dengan penganiayaan orang kafir Quraisy, sekalipun penganiayaan itu amat berat. Umayah sebagai majikannya yang menguasai diri Bilal diminta oleh kaum Quraisy agar menyiksa budaknya (Bilal) untuk mencabut cahaya Iman dalam hatinya dan kembali ke agama nenek moyangnya. Dibawalah Bilal ke tengah padang pasir di saat terik matahari, diatas dada di letakkan batu besar dan dicambuk dengan cemeti agar ia mau melepaskan keimanannya.

Bilal tetap mempertahankannya dengan ucapan : “Ahad, Ahad, Allah Maha Tunggal, Allah Maha Tunggal”. Akhirnya Bilal dibeli oleh Abu Bakar, kemudian dibebaskan menjadi orang merdeka. Demikianlah penyiksaan kaum kafir Quraisy kepada pengikut Nabi Muhammad saw. Sungguh banyak diantara kaum muslimin yang menjadi korban keganasan kaum kafir Quraisy saat itu. Namun dengan dikemukakannya tiga orang tersebut diatas, dapatlah kiranya untuk sebagai bahan penyelidikan yang selanjutnya, bahwa kaum Quraisy saat itu benar-benar kejam.

Baca juga: Pentingnya Membina Akhlak Dalam Islam

Nah demikianlah mengenai keteguhan iman beberapa sahabat Rasulullah Saw. Selain beberapa kisah dari sahabat Rasulullah tentunya masih banyak lagi kisah-kisah para sahabat yang memiliki keteguhan iman yang sangat kuat. Semoga apa yang sudah di sampaikan diatas bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.