Pengertian Zakat dan Macam-Macam Zakat

Posted on

Pengertian Zakat dan Macam-Macam Zakat – Arti zakat secara bahasa adalah suci, berkah, tumbuh, bersih dan baik. Sedangkan pengertian zakat menurut istilah adalah mengeluarkan kadar harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim kepada yang berhak menerimanya dengan syarat-syarat tertentu.

Hukum dari zakat adalah fardhu ‘ain bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan yang telah memiliki harta dan mencapai nisabnya. Zakat berfungsi sebagai pembersih jiwa dari sifat-sifat tercela seperti iri hati, dengki, riya dan takabur.

Pengertian Zakat dan Macam Macam Zakat

Begitu pentingnya masalah zakat, maka perintah membayar zakat selalu beriringan dengan perintah shalat. Yang berarti selain kita diperintahkan untuk menjaga hubungan baik dengan Allah Swt melalui shalat, kita juga diperintahkan untuk menjaga hubungan baik dan peduli sesama manusia dengan menunaikan zakat.

Allah Swt berfirman:

“Ambillah zakat dari sebagian zakat mereka, dengan zakat itu itu kamu membersihkan dan mensucikannya mereka.” (QS At Taubah :109)

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS Al Baqarah : 43)

Macam-Macam Zakat

Zakat dalam syariat Islam dibagi menjadi dua macam yaitu:

1. Zakat Fitrah

Zakat Fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap orang islam laki-laki maupun perempuan, tua atau muda untuk dirinya sendiri dan untuk orang-orang yang menjadi tanggungannya. Dengan cara mengeluarkan bahan makanan pokok sesuai dengan kadar zakat yang ditentukan oleh hukum syariat islam. Zakat fitrah dikeluarkan pada malam hari raya idul fitri dengan tujuan untuk mensucikan jiwa. Jumlah zakat fitrah yang harus dikeluarkan setiap muslim adalah 1 Sha’ (2,5 kg atau 3,1 liter).

2. Zakat Mal

Zakat mal adalah zakat yang dikeluarkan oleh setiap muslim yang mampu untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat (mustahik) dengan ketentuan harta tersebut telah mencapai nisab dan dimiliki secara penuh. Mengeluarkan zakat mal bertujuan untuk mensucikan harta yang dimiliki.

Jenis harta yang wajib dikeluarkan zakatnya oleh setiap muslim yang mampu yaitu emas, perak, mata uang, harta perniagaan, hewan ternak, buah-buahan dan biji-bijian yang menjadi makanan pokok, barang tambang dan harta rikaz (harta temuan)

Syarat-syarat wajib zakat mal atau harta:

  1. Islam
  2. Merdeka
  3. Harta itu dimiliki secara penuh
  4. Harta tersebut sudah mencapai nisabnya
  5. Telah dimiliki dalam waktu satu tahun

Baca juga : Syarat Wajib Zakat Dan Harta yang Wajib Dizakati

Golongan Yang Berhak Menerima Zakat (Mustahik)

Hasil dari pengumpulan zakat hanya boleh diberikan kepada delapan golongan, tidak boleh diberikan kepada setiap orang. Orang yang berhak menerima zakat disebut Mustahik. Delapan golongan orang yang berhak menerima zakat adalah sebagai berikut :

1. Fakir adalah orang yang tidak mempunyai harta kekayaan dan tidak mempunyai penghasilan yang tetap sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.

2. Miskin adalah orang yang memiliki pekerjaan tetap akan tetapi penghasilan yang didapat tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

3. Amil adalah orang yang mendapat kepercayaan untuk mengurus zakat, baik menerima maupun membagikannya.

4. Mualaf adalah orang yang baru memeluk agama islam sehingga masih memerlukan bimbingan dan pembinaan karena imannya masih lemah.

5. Riqab adalah hamba sahaya yang dijanjikan oleh tuannya untuk dimerdekakan dengan menebus dirinya dengan uang atau harta tertentu.

6. Gharim adalah orang yang mempunyai banyak hutang, sedangkan hutang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, bukan untuk melakukan maksiat.

7. Sabilillah adalah semua usaha untuk menegakkan dan menyebarluaskan agama Islam.

8. Ibnu Sabil adalah orang yang mengalami kesulitan dalam perjalanan dan perjalanan yang ditempuh untuk tujuan baik.

Zakat selain sebagai kewajiban bagi umat islam juga berfungsi untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Dengan demikian ibadah zakat memiliki dua fungsi yaitu sebagai ibadah untuk diri sendiri dan sebagai ibadah sosial.

Baca juga : Pengertian Zakat Mal Hukum Rukun dan Syarat Wajib Zakat

Peran zakat dalam kehidupan bermasyarakat adalah untuk meringankan beban fakir miskin. Dapat menumbuhkan sifat terpuji baik bagi muzaki (orang yang zakat) maupun para mustahik (orang yang berhak menerima zakat). Zakat juga dapat dimanfaatkan untuk usaha pendidikan dan dakwah sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang bertakwa kepada Allah Swt.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.