Pentingnya Membiasakan Sifat Rajin Dalam Islam

Posted on

Pentingnya Membiasakan Sifat Rajin – Membiasakan sifat rajin berarti menjauhi sifat bermalas-malasan. Dalam agama islam mengajarkan agar umat manusia giat bekerja untuk mencari bekal kehidupan didunia menuju kebahagiaan hidup di akhirat. Karena dalam kehidupan didunia manusia membutuhkan biaya hidup yaitu meliputi sandang, pangan dan papan. Ketiganya tidak akan bisa datang sendiri. Langit tidak akan menurunkan hujan uang, emas beras dan lain-lainnya yang dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Semuanya itu hanya dapat diperoleh jika kita rajin dan giat bekerja.

Pentingnya Membiasakan sifat Rajin Dalam Islam

Namun kita harus sadar bahwa tidak setiap usaha atau kerja keras manusia pasti mendatangkan rezeki dan kekayaan. Banyak juga yang rajin dan giat bekerja, tetapi makin menurun harta kekayaannya. Rezeki dan kekayaan manusia tidak dapat diraih dengan bekerja atau usaha saja, namun semua juga tergantung pada takdir Allah SWT. Apabila berhasil dalam usahanya, sandarkanlah itu sudah menjadi kehendak dan ketentuan Allah, hal tersebut bukan karena kepandaian atau keahlian dalam bekerja. Sebaliknya jika mengalami kegagalan,, itu adalah nasib yang telah ditentukan Allah SWT.

Baca juga : Pengertian Sabar Dalam Islam dan Macam-Macamnya

Manusia hanya bisa berusaha semaksimal mungkin dan berdoa, sedangkan yang menentukan semuanya adalah Allah SWT. Islam tidak mengharuskan umatnya hanya beribadah saja akan tetapi harus seimbang antara kebutuhan akhirat dan dunia.

Ayat Al-Qur’an dan Hadist tentang membiasakan sifat rajin

Allah SWT berfirman:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

Artinya: “Carilah apa yang dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al-Qashash :77)

Firman Allah :

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: ” Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS Al-Jumu’ah :10)

Rasulullah Saw bersabda:

بَاكِرُوْافِى طَلِبِ الْرِّزْقِ وَالْحَوَاءِجِ فَاِنَّ الْغُدُ وَّبَرَكَةٌ وَنَجَاحٌ

Artinya : “Berpagi-pagilah kamu mencari rezeki, karena sesungguhnya berpagi-pagi itu membawa berkah dan menghasilkan kemenangan.” (HR Al-Bazzar)

Rasulullah Saw bersabda:

اِعْمَلْ لِدُنْيَاكَ كَاَنَّكَ تَعِيْشُ اَبَدًا، وَاعْمَلْ لِاٰخِرَتِكَ كَاَنَّكَ تَمُوْتُ غَدًا

Artinya: “Berusahalah untuk urusan duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya, dan berusahalah untuk urusan akhiratmu seolah-olah engkau akan mati esok pagi.”

Baca juga : Pengertian Ikhlas dan Pentingnya Ikhlas dalam Islam

Diatas merupakan beberapa ayat Al-Qur’an dan Hadits yang mengajarkan kepada kita selaku umat Islam supaya membiasakan sifat rajin. Nah Itulah mengenai pentingnya membiasakan sifat rajin dalam Islam. Semoga bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.