Akhlak Terhadap Binatang Dan Tumbuhan Dalam Islam

Posted on

Pengertian akhlak terhadap binatang dan tumbuhan – Akhlak terhadap binatang dan tumbuhan adalah memperlakukan binatang dan tumbuhan secara baik dan penuh kasih sayang. Orang yang berbudi luhur tidak hanya berbuat baik kepada orang tua, saudara dan manusia lain, tetapi juga berbuat baik terhadap binatang dan tumbuhan. Binatang dan tumbuhan pun ingin diperlakukan secara baik oleh manusia, tidak ingin dianiaya, disiksa dan lain-lain.

Akhlak Terhadap Binatang Dan Tumbuhan Dalam Islam

Sebagai manusia kita harus membiasakan diri memelihara dan menyayangi binatang. Allah menciptakan alam dan sekitarnya termasuk di dalamnya binatang adalah dianugerahkan kepada manusia. Begitu banyak manfaat yang dapat diambil dari binatang di antaranya, yaitu:

  1. Dagingnya mengandung protein yang sangat dibutuhkan oleh manusia.
  2. Bulu domba untuk bahan wol.
  3. Alat angkutan beban berat.
  4. Untuk pemandangan yang indah.
  5. Air susu merupakan makanan dan minuman lezat dan obat.
  6. Telur merupakan sumber protein bagi manusia.
  7. Kulit dan bahkan tulangnya dapat dimanfaatkan sebagai perhiasan.

Cara Menyayangi Binatang

1. Menghindari agar jangan sampai menyiksa atau menyakitinya seperti memberi beban yang terlalu berat, mengadu jago, ikan, jangkrik, memukulinya dan lain sebagainya. Binatang pun merasakan sakit seperti kita merasakan sakit. Hanya saja binatang tidak dapat mengeluh seperti manusia. Manusia lah yang harus mengerti, karena manusia yang mempunyai akal.

2. Terhadap binatang peliharaan, kita harus memperhatikan makanan dan minumannya. Jangan sampai terlambat memberikan makanan dan minumannya. Berdosa besar, orang yang mengurung, mencencang binatang tanpa dipikirkan makanan dan minumannya.

Terhadap binatang-binatang, Rasulullah Saw telah memberikan tuntunan dengan sabdanya yang artinya sebagai berikut:

“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik atas segala macam binatang, apabila kalian membunuh bunuhlah dengan baik, dan jika kalian menyembelih sembelihlah dengan baik !. Hendaklah seseorang di antara kamu meruncingkan (menajamkan) pisaunya dan cepat mematikan sembelihannya.” (HR Muslim)

Sabda Rasulullah Saw yang artinya:

“Sayangi lah makhluk-makhluk yang ada di bumi, niscaya engkau akan disayangi oleh para Malaikat) yang ada di langit.”

Dalam sebuah hadist telah disabdakan oleh Nabi Muhammad saw yang artinya :

“Ada seorang perempuan masuk neraka karena mengikat kucing-nya.” (Al-Hadist)

Mencintai Tumbuh-Tumbuhan

Rasulullah Saw, sewaktu mengutus pasukan muslim ke perang Muktah, diantara pesan beliau, adalah agar laskar Islam tidak menebang pohon yang bermanfaat bagi kehidupan rakyat. Larangan tersebut dipesankan Rasulullah saw. dalam situasi perang, apalagi dalam keadaan aman, tentu kita dilarang keras merusak tumbuh-tumbuhan secara tidak baik.

Dalil Mengenai Akhlak Terhadap Binatang dan Tumbuhan

Allah Swt menciptakan langit dan bumi bahkan Ia menciptakan alam semesta ini, Allah telah menciptakan, menentukan bahwa semua makhluk ciptaan Nya ada dalam hubungan yang berkesinambungan.

Firman Allah dalam Al Qur’an:

Artinya:”Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya). Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?.” (QS Ar Rahman: 10 – 13)

Allah SWT yang bersifat Maha Pengasih kepada hamba-Nya. Selain menciptakan manusia Allah menciptakan pula tumbuh-tumbuhan sebagai sumber makanan yang utama bagi manusia. Manusia perlu makan nasi, jagung, gandum, ketela pohon, sagu, ubi, sebagai makanan pokok, semuanya berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Sebagai pelengkap  makanan pokok pun biasanya diperlukan sayuran yang sebagian besar bahannya dari tumbuh-tumbuhan seperti, cabe, kangkung, wortel,labu, terong, sawi dan lain-lain. Yang termasuk jenis sayur-sayuran. Untuk penyedap masakan, diperlukan bumbu-bumbu seperti, jahe, lengkuas, kunyit, merica, dan sebagainya juga berasal dari tumbuh-tumbuhan. Buah-buahan yang bergizi dan lezat rasanya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Alat-alat obat dan kosmetik banyak sekali yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Baca juga: Pentingnya Membiasakan Sifat Rajin Dalam Islam

Untuk membuat perabotan rumah tangga memerlukan kayu sebagai bahan baku.Untuk keindahan rumah dan pekarangan diperlukan taman yang ditata dari warna-warni bunga dan rumput-rumputan, itupun termasuk tumbuh-tumbuhan. Manusia memelihara binatang ternak yang makanan pokoknya dari rumput-rumputan itupun tumbuh-tumbuhan. Jadi jelaslah betapa besar guna dan manfaat tumbuh-tumbuhan di dalam kehidupan manusia.

Karena itu sudah kewajiban bagi manusia agar bumi dan isinya termasuk binatang dan tumbuh-tumbuhan serta lingkungannya dapat kita sayangi dan dilestarikan, kita olah dan kita makmurkan, bukan malah kita telantarkan dan kita buru, yang semuanya itu sebenarnya hanya untuk kepentingan kita (manusia) dan anak cucu kita sampai akhir zaman.

Allah Swt berfirman dalam Al-Qur’an  yang artinya:

“Dialah Allah yang menciptakan kamu dan ditempatkannya kamu mendiami bumi ini dengan tugas agar kamu dapat mengolah dan memakmurkannya. (QS Hud : 61)

Baca juga: Pengertian Sifat Pemaaf Dalam Islam

Itulah amanat Allah kepada manusia, yang tadinya bumi itu telah diminta oleh para malaikat untuk menerimanya, tetapi Allah telah menolak permintaan malaikat itu, kemudian diserahkan kepada manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.